Bumikan Rumah Belajar di Ngobras (Kolaborasi 7 Provinsi)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua. 




Sahabat semua, mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan para Sahabat Rumah Belajar dari beberapa provinsi merupakan suatu kebanggaan bagi saya. Mendapatkan hal-hal baru dari sesama SRB semakin meng-update wawasan saya sekaligus meng-upgrade kemampuan yang bermain di ranah pendidikan terkait pembelajaran terhadap anak didik dan potensi diri. Kali ini saya berkesempatan untuk memaparkan terkait judul saya Video Pembelajaran yang menginspirasi.  Acara malam itu di hadiri oleh Bapak Gogot Suharwoto selaku PTP Utama Pusdatin Kemendikbud, sekaligus membuka acara Ngobras, Ngobrol Asik Praktik Baik Pembelajaran TIK, yang akan berlangsung 3 (tiga) kali dengan para DRB dan SRB dari 7 (tujuh) provinsi yang berbeda. Adapun provinsi yang terlibat adalah Aceh, Banten, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Tengah.


Maksud dari judul tersebut adalah, bagaimana kita mampu menghadirkan pesan yang tepat kepada anak didik melalui video pembelajaran. Beragam model video pembelajaran dapat kita gunakan akar kejenuhan proses pembelajaran akan teratasi. Rumah Belajar menyediakan beragam referensi terkait video pembelajaran. Kita dapat mengadopsinya dan dan memindahkannya ke ruang-ruang kelas kita, baik itu secara daring maupun tatap maya nantinya.


Mengomunikasikan pembelajaran melalui video pembelajaran dewasa ini sangat menarik tentunya. Apalagi perkembangan pesan yang diampaikan melalui media audio visual begitu maraknya. Keterlibatan peserta didik agar mampu belajar melalui video pembelajaran sangat diperlukan. Melatih dan mengasah 4C atau Keterampilan Abad -21 teruslah kita integrasikan dalam kegiatan belajar mengajar, tidak terkecuali secara tatap maya yang dominan kita lakukan saat ini dengan pembelajaran yang berbasis Rumah Belajar. Sentuhan di 4C, yaitu Communication, Collaboration, Critical Thinking dan Problem Solving serta Creativity dan Innovation tetapa harus menjadi prioritas dalam membentuk moral atau akhlak peserta didik. Penguatan sikap karakter yang diharapkan muncul melalui karakteristik peserta didik setelah memgamati video pembelajaran harus menjadi pertimbangan selain untuk menghadirkan gaya pembuatan videonya yang menarik. 

Semoga Rumah Belajar selalu di hati. Raumah Belajar, Belajar unuk semua. 

Acara malam itu dihadiri oleh 50 lebih peserta (lima puluh), namun dikarenakan keseriusan menngikutinya ataupun karena alasan lainnya, maka yang mengisi presensi hanya sebagian saja. Berikut linknya http://bit.ly/Collab7Provinsi 


Komentar