"Kita jumpa kembali di 15.00"

 "Kita jumpa kembali di 15.00"


Menggigilku
Susunan alphabet yang senantiasa menjadi penghuni almari kedinginanku
Dengan Bismillah ditemani bayang raut wajah ibu
Tekad ini kuat untuk hadapi segala gejolak kalbu
Besi-besi kecil penghuni ruang hijau itu menyilaukan keangkuhannya
Selang-selang yang senantiasa setia itu memainkan perannya sebagai pengawas kehidupan
Ruang hijau itu memberikan segala rasa untukku
Meski tak sakit
Tapi sangat....
Ah, sudahlah....
Hanya Bismillah serta raut wajah ibu yang indah saat itu
Yang kuyakini, Insyaallah kita akan berjumpa lagi di 14.00 nanti
Meski kita akhirnya berjumpa kembali di 15.00
Setelah segala perasaan dan pikiranmu sempat melemahkan sendi-sendi rentamu
Menungguku dengan segala tanya
yang tak kembali tepat waktu
(20 Juli 2019)

Komentar