Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Sejahtera untuk kita semua.
Salam Sahabat Rumah Belajar.
Berbagi 10 Oktober 2020 Sore.
Seru rasanya mengikuti ajang ini. Hormon endorfin yang memberikan energi positif dalam diri saya masih memainkan perannya. Sore ini saya dipertemukan dengan para SRB 2020 yang berasal dari 5 (lima) provinsi yang berbeda. Terkait pemanfaatan Sumber Belajar yang ada di Fitur Rumah Belajar tersebut, diintegrasikan dengan Model Pembelajaran Discovery Learning diulas secara gamblang oleh Ibu Dwi Ermayanti selaku SRB Aceh. Beliau sekaligus guru mata pelajaran Matematika menilai bahwa pemanfaatan Fitur yang ada ini bisa disesuaikan dengan beragam model pembelajaran yang ada. Hal yang menarik perhatian saya muncul ketika SRB Sumatera Utara, Ibu Luci Sihombing memperkenalkan Whiteboard App selama PJJ berlangsung. Menariknya adalah ketika sebahagian para siswa yang berada di ladang atau perkebunan Pakpak, Kabupaten ibu Lucia bertugas mendapatkan sistem pembelajaran secara daring namun terkesan "hidup". Beliau memainkan Pen Tab nya untuk menerangkan mata pelajaran secara langsung meskipun online kepada para siswa yang sedang mengikuti Kelasnya tidak hanya di rumah mereka. Saya jadi tergelitik, akankah saya dapat membeli sebuah Tablet plus Pen Tab-nya agar memudahkan saya mengajar selama Tatap Maya ini ? Insyaallah, mari menabung menyisihkan sebagian pendapatan kita untuk nilai ibadah ini.
Ibu Novita sebagai perwakilan SRB Bangka Belitung memberi pemaparan yang menarik juga. Dengan pemanfaatan Kouta Pendidikan yang di failitasi oleh Kemendikbud, maka tidak ada salahnya menggunakan fitur Bank Soal untuk menguji kompetensi siswa. Karena fitur ini bersifat online dan tidak bisa di download terlebih dahulu seperti fitur lainnya. hal ini disebabkan agar para siswa dapat melihat langsung skor yang didapatinya. Meskipun Ibu Kustianah, SRB Jawa Timur yang sempat beberapa kali susah bergabung karena sinyal, tetapi setidaknya beliau sempat menjelaskan seperti apa peran Laboratorium Maya untuk pelajaran Matematika. Akhirnya saya menyadari dan sependapat dengan Ibu Asmayeni SRB Riau yang menyatakan bahwa melalui program PembaTIK ini para Guru akan dapat meningkatkan kompetensi IT nya. Saya bahkan sering sekali membuka beragam aplikasi pendukung agar saya dapat menguasai TIK ini dengan baik, apalagi terkait dengan Portal Rumah Belajar. Menghabiskan waktu dengan beragam aplikasi baru dan bereksperimen dengannya perlahan-lahan saya sedikit open-minded atas perkembangan TIK dewasa ini.
Semakin saya mengikuti Webinar selama menjadi peserta PembaTIK ini, semakin bertambah keilmuan saya. Tetaplah menjadi guru yang profesional dan mampu menghadirkan kegiatan pembelajaran yang dibutuhkan oleh generasi bangsa ya Sahabat. Salam Rumah Belajar.




Komentar
Posting Komentar