Kunjungan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara

Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam sejahtera untuk kita semua.

Sahabat semua, kali ini saya kembali lagi mendatangi salah satu instansi pemerintah, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara. Masih ingat kan dengan postingan saya pada 9 Oktober 2020 lalu bahwa saya sedang menjajaki program difusi Rumah Belajar ini dengan salah satu Kabupaten terdekat dengan tempat saya mengajar ? Nah, Alhamdulillah akhirnya saya mengantongi izin tersebut guna melakukan penyebaran teknologi edukasi ini kepada pihak lain. Kenapa saya memilih Kabupaten Aceh Utara ? Karena kabupaten tersebut tepatnya bertetangga dengan Kota Lhokseumawe, lokasi di mana saya mengajar. Kenapa juga Aceh Utara ? Karena saya berdomisili di kabupaten tersebut.  Saya menghabiskan perjalanan sejauh 35 km dengan jarak tempuh yang lebih kurang satu jam perjalanan untuk menuju satuan pendidikan tempat saya mengabdi. Jika menggunakan angkutan umum dengan fasilitas standar, kita akan melanjutkan perjalanan dengan mengganti akomodasi satu kali. Keinginan untuk berbagi di lingkungan tempat saya berdomisili, rasanya tidak bisa saya abaikan. Di level Berbagi ini saya diajarkan bagaimana kita harus terus berbagi atau bersedekah. Bersedekah ilmu pengetahuan ke segala lini. Apalagi terkait dunia pendidikan yang notabene selalu terbarukan oleh segala kebijakan serta operasionalnya mengikuti perkembangan zaman.

Kedatangan saya disambut oleh Bapak Muhammmad Nasir, S.Pd yang menjabat sebagai Kasi Kurikulum dan Penilaian Pendidikan Dasar. Setelah mengutarakan maksud dan kedatangan saya, beliau meminta saya agar melengkapi berkas administratif terkait program saya tersebut. Pada minggu  berikutnya, setelah menindaklanjuti usulan beliau, akhirnya izin untuk segera action terkait program saya harus segera saya jalankan. Last minute-nya waktu untuk kegiatan PembaTIK Level 4 yang akan berakhir harus saya pergunakan dengan efektif dan efisien. Kerinduan untuk kembali ke sekolah saya di masa kecil dahulu seolah-olah bergelanyut manja di pikiran saya. Saya termotivasi untuk berbagi dengan para guru di sana. Perkembangan zaman dan kemajuan TIK yang sangat akrab bersentuhan dengan generasi Z dan Alpha saat ini, telah mengimbasi kepada generasi baby boomer, X dan Y, seperti saya. 

Kondisi satuan pendidikan di tengan kondisi Pandemi Covid 19 saat ini dihadirkan dengan persoalan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang harus adaptif dengan kebutuhan peserta didik. Maka pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara sangat mendukung hal-hal yang berbau inovasi pembelajaran untuk kelancaran KBM tersebut. Mereka berharap agar kegiatan ini dapat mengimbasi guru-guru lain yang ada di kabupaten tersebut. 


Bersama Bapak Muhammad Nasir, selaku Kasi Kurikulum dan Penilaian Pendidikan Dasar 


Demikian kunjungan saya yang Alhamdulillah mendapat sambutan dan dukungan yang positif dari pihak terkait. 

Ayo jangan lupa ya daftarkan diri sahabat di #simpatik.belajar.kemdikbud.go.id sebagai peserta PembaTIK. Untuk Rumah Belajarnya silahkan ke #belajar.kemdikbud.go.id atau silahkan download di playstore-nya ya. 

Salam Rumah Belajar



Komentar