Motivasi Menjadi Duta Rumah Belajar 2020

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Sejahtera untuk kita semua.

Perkenalkan saya Rachmi, saya guru dari SMK Negeri 5 Lhokseumawe, Aceh. Alhamdulillah saya berkesempatan untuk menjadi peserta PembaTIK Level : Bebagi Tahun 2020 setelah melewati serangkaian tahapan. Termotivasi untuk mengikuti program ini dikarenakan untuk meningkatkan pengetahuan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang dapat di implementasikan untuk aktifitas pembelajaran bagi peserta didik saya. Berkesempatan mendapatkan bimbingan langsung dari Pusdatin Kemendikbud merupakan anugerah yang tak terhingga.

Menyikapi Era Revolusi Industri 4.0 serta Society 5.0, maka sebagai seorang guru sudah seyogyalah kita terus mengupgrade kompetensi diri serta mengupdate wawasan. Pesatnya perkembangan TIK telah berhasil berintegrasi dengan dunia Pendidikan saat ini. Ruang kelas telah mulai sangat akrab dengan beragam teknologi edukasi yang inovatif.

Terkait dengan fenomena tersebut, saya tergerak untuk mengambil tempat demi kemajuan life long education untuk para peserta didik maupun saya pribadi.

Menjadi Duta Rumah Belajar 2020 merupakan impian setiap pendidik dan pengajar di seluruh Indonesia. Perbedaan latar belakang dan pengalaman tentunya erat kaitannya dengan perbedaan motivasi. Bagi saya, motivasi untuk menjadi seorang Duta Rumah Belajar 2020 adalah, Pertama, merasakan secara langsung program meningkatkan kompetensi guru UNESCO dengan standar kompetensi 4i (Literasi, Implementasi, Kreasi dan Berbagi). Kedua, mengasah jiwa Leadership. Ketiga, menjadi Duta Rumah Belajar membuka kesempatan yang selebar-lebarnya untuk mendapatkan banyak pengetahuan baru serta melatih dan mengasah skill menjadi seorang guru yang dapat mendidik dan mengajar secara profesional. Keempat, dengan berbagi pengetahuan bersama guru-guru hebat lainnya ketika terpilih menjadi Duta Rumah Belajar di pelosok negeri tentunya akan menambah khazanah keilmuan terkait dunia Pendidikan. Kelima, dapat membangun suatu jejaring baru dengan sesama Duta Rumah Belajar di Nusantara. Keenam, mendapat kepercayaan langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk membumikan Rumah Belajar dan segala pemanfaatan inovasi pembelajaran demi kemajuan Pendidikan di Indonesia. Dan yang terakhir adalah, terbukanya ruang yang lebar untuk terus berkontribusi penuh di dunia pendidikan.   

Berpijak dari deskripsi yang saya narasikan di atas, maka terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa, membentuk generasi unggulan serta menjadi pribadi guru yang profesional adalah prioritas hidup saya.

 

Komentar