Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Sejahtera untuk kita semua.
Sahabat semua, sasaran berikutnya dalam program mengimbasan Portal Rumah Belajar ini adalah MTsN 2 Lhokseumawe. Setelah sebelumnya saya telah berkordinasi dengan pihak Kementerian Agama Kota Lhokseumawe. Kehadiran saya di sambut baik oleh Bapak Suriya, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Madrasah tersebut.
Pada kegiatan kali ini, saya berkolaborasi lagi dengan SRB Aceh Nur Amna. Saya memilih madrasah ini disebabkan oleh tiga hal. Pertama, secara geografis madrasah tersebut berada di kawasan yang sama dengan tempat saya mengajar. Letaknya yang tidak begitu jauh dari sekolah akan memudahkan saya dalam menjalankan amanah ini. Kedua, sebagian besar para peserta didik di madrasah tersebut akan melanjutkan pendidikan lanjutannnya ke sekolah di tempat saya mengajar. Tentunya, pengenalan awal terkait Rumah Belajar kepada para guru dan peserta didik di sana akan memudahkan program-program saya kedepan. Ketiga, madrasah tersebut merupakan sekolah sasaran yang berhasil menyukseskan sidang Tesis saya dulunya. Dengan demikian, hubungan yang telah terbangun antara saya dan madrasah ini sudah sangat akrab dan baik.
Bapak Suriya terus memotivasi para guru dan pihak terkait lainnya di MTsN 2 Lhokseumawe untuk mengembangkan kompetensinya. Meskipun di tengah maraknya wabah Covid-19, beliau secara persuasif meminta seluruh jajarannya untuk dapat menjalankan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara online dengan baik dan tepat.
Bapak Suriya saat membuka acara dan sambutannya.
Intinya, konsep pendidikan memuat empat hal pokok, yaitu Tujuan, Kurikulum, Program, dan Evaluasi Pendidikan. Maka menyikapi kondisi PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) yang harus kita jalankan saat ini jangan sampai mengkhianati konsep tersebut. Para peserta didik seyogyanya terus kita penuhi pendidikan dan pengajaran yang seharusnya mereka dapatkan. Mengoptimalkan Rumah Belajar guna memudahkan para guru dan peserta didik melakukan PJJ di MTsN 2 Lhokseumawe ini tentunya sangat tepat. Karena dengan Kelas Maya serta fitur lainnya akan mengontrol para peserta didik untuk tetap berada dalam ruaang kelas.
Secara umum saya memaparkan apa itu Rumah Belajar serta berbagai fasilitas yang dimilikinya. Pembahasan lanjutan saya paparkan terkait model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Management) yang dapat diterapkan untuk peserta didik di tengah pembelajaran daring ini. Bagaimana pembelajaran model tersebut dapat dijalankan dengan berbasis Rumah Belajar. Model ini menjadi pertimbangan saya karena perangkat android yang sebagian besar digunakan oleh para siswa setiap saatnya berada dalam genggaman mereka. Jadi tidak menutup kemungkinan jika sebagian peserta didik di madrasah ini juga mengalami hal yang sama. Intinya adalah agar para guru dapat memberikan materi pembelajaran dengan tepat serta sesuai kondisi. TV Edukasi yang merupakan salah satu fitur pendukung Rumah Belajar juga dapat di akses melalui saluran Televisi Nasional. Hal ini juga akan memudahkan pembelajaran selama daring.
Atensi para guru terkait denga Rumah Belajar tertuju pada video pembelajaran. Para guru sangat menginginkan suatu saat dapat membuat suatu video pembelajaran yang baik dan tepat guna. Penjelasan terkait PembaTIK pun kami jabarkan saat itu. Dengan harapan semoga semua guru di MTsN 2 Lhokseumawe dapat terus meningkatkan pembelajaran yang berbasis TIK nantinya.
Berbagai pengetahuan saling kami share saat itu. Harapan saya, Rumah Belajar sebagai wadah pembelajaran harus terus kita kembangkan tak terkecuali dengan kehadiran guru-guru hebat di madrasah untuk membagi konten-konten kreatifnya.
Pembagian pin tetap saya lakukan, khusus untuk MTsN 2 Lhokseumawe, saya memberikannya untuk semua guru yang berhadir saat itu. Sekitar 15 (lima belas) orang guru yang terlibat pada kegiatan tersebut. Semoga Rumah Belajar semakin menyebar keberadaannya.
Oya, disela-sela kegiatan Berbagi ini, saya dan Ibu Amna mendapatkan pengalaman yang tidak kami lupakan. Perjalanan kami ke madrasah tersebut tidak begitu mulus, meski aksesnya sangat mudah seperti saya jelaskan sebelumnya. Tanpa sengaja kami menabrak seorang anak kecil yang sedang menyebrangi jalan. Kejadian tersebut begitu tiba-tiba. Selesai kegiatan di madrasah tersebut, kami menuju rumah Dafa dan menyelesaikan segala urusan. Bersyukurnya saya mengenal Dafa dan keluarganya. Alhamdulillah semua baik-baik saja.
![]() |
| Sepeda Dafa yang mesti di perbaiki bagian depannya. Kejadian tersebut juga menambah satu follower lagi bagi Rumah Belajar. |
Rumah Belajar
Belajar dimana saja
Kapan saja
Dengan siapa saja
Daftar Partisipasi Guru http://bit.ly/PresensiMTsN2LSM





Wah, belajar diblog seru juga. Kita bisa sekalian membaca info lainnya ya.
BalasHapus