Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Sejahtera untuk kita semua.
Sahabat semua, menghadirkan pembelajaran yang bermakna tidak hanya sebatas pengetahuan terhadap teori semata. Namun keterlibatan peserta didik untuk merasakan value dari suatu pembelajaran menjadi prioritas utama. Para peserta didik dan guru merupakan satu kesatuan dalam membangun pondasi yang kuat untuk mewujudkan pembelajaran tersebut. Peserta didik dituntun untuk dapat mengaktifkan semua pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya, dan mengkoneksikannya dengan hal baru yang dialami. Peserta didik dapat merasakan secara langsung apa yang dipelajarinya. Nah, seperti apa pembelajaran bermakna di tengah Pandemi Covid -19 ini dapat kita terapkan ? Tentunya semua itu harus terorganisir dengan baik dan tepat. Rumah Belajar hadir untuk menjawab kebutuhan kegiatan kita selama masa pembelajaran daring ini. Namun demikian, bukan berarti Rumah Belajar tidak dapat disinergikan dengan inovasi pembelajaran lainnya dan terbatas daring saja. Bahkan Rumah Belajar juga hadir untuk pembelajaran yang dapat kita manfaatkan secara luring. Hadirnya beberapa konten pembelajaran yang terdapat di fitur-fitur portal tersebut diharapkan dapat menjadi referensi serta memberikan inspirasi baru bagi para guru dan peserta didik.
Kendala yang kita hadapi selama PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) saat ini banyak sekali. Namun semangat kita untuk terus memperbaharui pengetahuan, meningkatkan keterampilan serta menguatkan kembali passion kita sebagai pendidik akan menciptakan pembelajaran yang bermakna terhadap peserta didik tentunya.
Rumah Belajar menyediakan Sumber Belajar yang dapat saya implementasikan kepada peserta didik saya. Melalui video pembelajaran yang terdapat di fitur tersebut, saya dengan mudah menyampaikan materi kepada anak didik. Di samping itu, integrasi pembelajaran berbasis Rumah Belajar ini saya combine dengan aplikasi Comic Strips yang saya terapkan. Di samping itu, melalui video konferensi, para peserta didik dapat secara langsung terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Pada fitur Bank Soal peserta didik juga dengan mudah menjawab pertanyaan terkait materi. Menghadirkan pesan dari suatu video pembelajaran sebagai sesuatu yang menginspirasi tumbuh kembangnya ranah afektif, kognitif dan psikomotorik peserta didik teruslah ditingkatkan. Keberadaan para peserta didik di rumah mereka selama masa pembelajaran daring ini setidaknya dapat kita manfaatkan untuk melejitkan kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, terlebih intensitas kebersamaan peserta didik dengan keluarganya.
Pembelajaran yang berupa sinkronus maupun asinkronus dapat kita terapkan dengan memanfaatkan Portal Rumah Belajar ini. Mengintegrasikan dengan sumber aplikasi lainnya untuk kelancaran penyampaian message bagi peserta didik merupakan suatu "kehalalan". Mengintrodusir para peserta didik terkait materi pembelajaran melalui blog juga dapat kita terapkan. Menciptakan atmosfir yang open-minded serta merubah mindset mereka terkait penggunaan IT sebagai media informasi dan komunikasi yang positif, sepatutnya kita galakkan penggunaannya. Ketika saya memberikan suatu materi terkait Caption dan terintegrasi dengan TV Edukasi kepada para peserta didik, mereka sangat antusias dalam melakukan hal tersebut. Artinya bahwa, dengan memanfaatkan beragam aplikasi yang mereka miliki melalui telepon selularnya, kreatifitas berpikir mereka terus kita bentuk. Hal ini akan semakin memudahkan mereka belajar dengan berbasis Rumah Belajar.
Rumah Belajar dengan fitur Laboratoriumnya Maya hadir untuk melatih daya saintifik peserta didik, mereka dapat dengan leluasa terlibat untuk bereksperimen dan melatih kesabaran. Beragam referensi dapat kita adopsi dari Portal ini. Semoga dengan terus adanya difusi terhadap portal ini, setidaknya optimalisasi Kelas Maya akan menjadi prioritas bagi para guru-guru di Nusantara semuanya. Partisipasi dan kolaborasi yang solid para guru hebat di seantero negeri ini akan menambah perfomance Rumah Belajar menjadi semakin menarik dan menyentuh seluruh domain afektif, kognitif dan psimotorik peserta didik.
Sebagai rumah kita bersama, maka Rumah Belajar harus terus kita maksimalkan penggunaanya untuk meningkatkan kompetensi peserta didik untuk menjadi generasi yang siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Rumah Belajar sebagai media edukasi memfasilitasi kita untuk terus memberikan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik, baik itu secara daring maupun luring. Terdapat keinginan yang kuat dalam diri saya untuk dapat mewujudkan cita-cita saya semenjak dulu, untuk dapat menghadirkan suatu tempat berupa sarana belajar bagi anak-anak maupun masyarakat sekitar di lingkungan saya tinggal. Karena setiap tempat dapat kita jadikan tempat belajar. Sebagaimana ungkapan seorang Ki Hajar bahwa setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah.
Demikianlah sekilas deskripsi terkait pemanfaatan Rumah Belajar dalam kegiatan belajar mengajar.
Rumah Belajar, Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Komentar
Posting Komentar